Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat upaya pengembangan akses pasar bagi pelaku usaha lokal melalui penyelenggaraan Kurasi Produk UMKM Craft Uniqlo Neighborhood Collaboration yang berlangsung di Gedung Makassar Government Center (MGC), Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membuka peluang produk kerajinan lokal agar dapat masuk ke dalam jaringan ritel modern dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Program kolaborasi ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Inkubator UMKM Kota Makassar, dan UNIQLO Neighborhood, sebuah inisiatif yang bertujuan menghadirkan produk-produk lokal berkualitas kepada masyarakat melalui platform ritel yang memiliki jangkauan pasar yang luas. Melalui program ini, pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan kesempatan promosi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam memenuhi standar pasar modern.
Sebanyak 33 brand UMKM craft dari berbagai subsektor kerajinan mengikuti proses kurasi yang berlangsung secara kompetitif. Para peserta menampilkan produk unggulan mereka yang mencerminkan identitas budaya lokal, kreativitas desain, kualitas produksi, serta potensi komersial yang dapat diterima oleh pasar yang lebih luas. Beragam produk yang ditampilkan menunjukkan tingginya potensi industri kreatif Kota Makassar dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai budaya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan mitra global seperti UNIQLO merupakan peluang penting bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat menjembatani kebutuhan pelaku usaha dengan peluang pasar yang lebih besar, sehingga produk lokal mampu berkembang secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Khairul Umam selaku Manager Inkubator Bisnis Kota Makassar memberikan penjelasan mengenai mekanisme kurasi dan tahapan seleksi yang akan dilalui peserta. Setelah sesi pembukaan, proses penilaian dilanjutkan secara langsung oleh Christopher Mogot, yang melakukan evaluasi terhadap setiap brand berdasarkan kualitas produk, keunikan desain, konsistensi identitas merek, kesiapan produksi, dan kesesuaian dengan konsep program UNIQLO Neighborhood. Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa produk yang terpilih benar-benar memiliki kesiapan untuk tampil di lingkungan ritel modern.
Program ini memberikan kesempatan bagi produk-produk terpilih untuk dipertimbangkan tampil pada gerai UNIQLO di Makassar, termasuk di kawasan Nipah Park dan Trans Studio Mall (TSM) Makassar. Kesempatan tersebut menjadi motivasi besar bagi pelaku UMKM karena selain meningkatkan eksposur merek, juga membuka peluang kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan kurasi ini, Pemerintah Kota Makassar berharap semakin banyak produk kerajinan lokal yang mampu menembus pasar modern dan menjadi representasi kreativitas daerah di tingkat yang lebih luas. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, inkubator bisnis, dan sektor swasta menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat, inovatif, dan mampu bersaing di era ekonomi kreatif yang semakin kompetitif.
#UniqloNeighborhood
#UMKMCraftMakassar
#KurasiUMKM
#DinasKoperasiMakassar
#InkubatorUMKMMakassar
#ProdukLokal
#BanggaProdukLokal
#EkonomiKreatif
#UMKMNaikKelas
#CraftIndonesia
#KerajinanLokal
#MakassarKreatif
#Makassar
#UMKMIndonesia
#CreativeBusiness
#LocalBrand
#NipahPark
#TSMMakassar
#KolaborasiUMKM
#SirkhairulUmamCom






