Makassar, 6 Agustus 2026 – Pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, industri, akademisi, dan pelaku inovasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui AI Connect Innovation Lab: Showcasing the Future of AI Solutions (Demo Day) yang diselenggarakan oleh Telkom AI Connect di IndigoHub Makassar.
Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian program AI Connect Innovation Lab, sebuah inisiatif dari Telkom AI Center of Excellence yang bertujuan mempercepat adopsi AI, membangun talenta digital, serta membuka peluang implementasi solusi berbasis kecerdasan buatan di berbagai sektor.
Demo Day Tampilkan Solusi AI dari Talenta Digital
Demo Day menjadi wadah bagi para peserta untuk mempresentasikan solusi AI yang telah mereka kembangkan selama program berlangsung. Setiap tim memaparkan permasalahan yang diangkat, teknologi yang digunakan, demonstrasi produk, model bisnis, hingga peluang implementasi di hadapan dewan juri dan para pemangku kepentingan.
Sebanyak enam startup AI mengikuti sesi pitching dengan beragam inovasi yang menyasar berbagai sektor. Beberapa solusi yang dipresentasikan antara lain teknologi AI untuk mendukung distribusi pupuk, platform berbasis AI yang membantu pelaku usaha melengkapi dokumen persyaratan bisnis secara otomatis, serta berbagai inovasi lain yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
Selain sesi presentasi startup, kegiatan juga menghadirkan keynote session oleh GM Telkom Sulbagsel, Bapak Eri Susanto, Telkom AI Product Showcase, serta networking session yang mempertemukan peserta dengan pemerintah, akademisi, praktisi industri, investor, dan stakeholder Telkom Group.
Khairul Umam Menjadi Juri dan Dorong Implementasi Solusi AI
Dalam kegiatan ini, Khairul Umam, S.T., M.T., General Manager Inkubator Bisnis Kota Makassar, hadir sebagai dewan juri bersama Dr. Andi Nur Bau Massepe Mappanyompa, S.E., M.M., Managing Director ANBM Venture.
Sebagai juri, Khairul memberikan masukan kepada setiap startup, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga mengenai model bisnis, kesiapan implementasi, strategi masuk pasar (go-to-market strategy), serta peluang kolaborasi dengan berbagai sektor.
Menurutnya, inovasi AI akan memberikan dampak yang lebih besar apabila mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan dunia usaha.
“Teknologi AI yang baik bukan hanya canggih secara teknis, tetapi juga mampu menyelesaikan permasalahan riil, memiliki model bisnis yang jelas, dan siap diimplementasikan oleh pengguna,” ujar Khairul.
Ia juga mendorong para startup untuk terus melakukan validasi pasar sehingga solusi yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Kolaborasi Percepat Transformasi Digital
AI Connect Innovation Lab menjadi bukti bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia. Melalui keterlibatan pemerintah, industri, akademisi, investor, dan komunitas startup, berbagai inovasi yang lahir memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan diimplementasikan.
Diharapkan, program seperti AI Connect Innovation Lab mampu melahirkan lebih banyak talenta AI yang tidak hanya unggul dalam pengembangan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi yang berdampak bagi sektor pertanian, UMKM, industri, layanan publik, hingga ekonomi digital secara keseluruhan.





