Makassar, 16 Oktober 2025 — Semangat kolaborasi untuk menghadapi tantangan iklim semakin tumbuh di Kota Daeng. Hal ini tampak dalam kegiatan Lokakarya Inovasi Iklim KINETIK NEX yang digelar di Novotel Makassar Grand Shayla, Kamis (16/10). Acara ini menjadi wadah bagi para inovator muda, pegiat energi bersih, pelaku usaha, dan komunitas lokal untuk belajar, berjejaring, serta merancang solusi nyata terhadap isu perubahan iklim.
Kegiatan ini menghadirkan Azizah Fauziah Misbahuddin dan Abraham G. Girsang sebagai narasumber utama, dengan fasilitasi dari Tim New Energy Nexus Indonesia—organisasi yang fokus pada pengembangan ekosistem energi bersih dan kewirausahaan hijau di Indonesia.
Salah satu sesi menarik diisi oleh Khairul Umam, Manager Inkubator UMKM Kota Makassar sekaligus Founder Digisaurus. Dalam sesi berbagi, Khairul menyoroti bagaimana ekosistem bisnis di Makassar berkembang pesat berkat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha lokal. Ia juga membagikan pengalaman Inkubator UMKM dalam mendampingi wirausaha agar mampu beradaptasi dengan tren inovasi berkelanjutan.
“Transformasi menuju ekonomi hijau tidak hanya soal teknologi, tapi juga soal mindset. UMKM bisa jadi motor perubahan jika mereka memahami bahwa keberlanjutan adalah bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar tren,” ujar Khairul di hadapan peserta lokakarya.
Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk melihat potensi besar yang dimiliki Makassar dalam mengembangkan model bisnis ramah lingkungan berbasis inovasi dan kolaborasi. Lokakarya ini juga menjadi ruang penting untuk memperkuat jejaring antar pelaku inovasi iklim di kawasan Indonesia Timur.
#KINETIKNEX #NewEnergyNexus #InovasiIklim #Makassar #Digisaurus #InkubatorUMKMKotaMakassar #Sustainability #GreenEntrepreneurship #KhairulUmam





