Khairul Umam GM Inkubator Menerima Bupati Tagalong di Kantor Inkubator

Bupati Tabalong Kunjungi Inkubator Bisnis Kota Makassar, Pelajari Model Pembinaan UMKM Terintegrasi

Makassar – Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar menerima kunjungan kerja Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, di Kantor Inkubator Bisnis Kota Makassar pada 10 Juli 2026. Kunjungan ini menjadi ajang berbagi praktik baik (best practice) mengenai pengembangan ekosistem pembinaan UMKM yang selama ini diterapkan Pemerintah Kota Makassar melalui program Inkubator Bisnis.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, yang memaparkan arah kebijakan pengembangan UMKM berbasis pendampingan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Arlin menjelaskan bahwa keberhasilan program Inkubator Bisnis tidak hanya bergantung pada pelatihan, tetapi juga pada sistem pendampingan yang melibatkan tenaga profesional dari berbagai bidang sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Ia menjelaskan bahwa Inkubator UMKM Kota Makassar didukung oleh 12 tenaga teknis yang memiliki kompetensi beragam, mulai dari manajemen bisnis, desain kemasan, pemasaran digital, fotografi produk, pengembangan kuliner bersama chef profesional, hingga pendampingan legalitas usaha seperti penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Pendekatan multidisiplin tersebut dirancang agar UMKM memperoleh solusi yang komprehensif sesuai dengan tahapan perkembangan usahanya.

Dalam sesi diskusi, General Manager Inkubator Bisnis Kota Makassar, Khairul Umam, turut memaparkan alur pembinaan yang diterapkan melalui tahapan pra-inkubasi, inkubasi, hingga akselerasi bisnis. Model tersebut memungkinkan pelaku usaha memperoleh layanan yang lebih terstruktur berdasarkan tingkat kesiapan usaha, sehingga proses pendampingan menjadi lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan kapasitas, akses pasar, serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Usai mengikuti pemaparan, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyampaikan apresiasinya terhadap sistem pembinaan yang diterapkan di Kota Makassar. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun proses pendampingan yang menyeluruh. Ia menilai masih terdapat missing link dalam proses pembinaan UMKM di daerahnya dan melihat model Inkubator Bisnis Kota Makassar sebagai salah satu referensi yang dapat diadaptasi untuk memperkuat layanan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Kabupaten Tabalong.

Melalui kunjungan ini, kedua pemerintah daerah berharap dapat memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengalaman dalam pengembangan UMKM. Sinergi antar daerah diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi kebijakan, meningkatkan kualitas layanan pendampingan, serta mempercepat terwujudnya ekosistem kewirausahaan yang lebih inklusif, adaptif, dan berdaya saing bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

#InkubatorBisnis #InkubatorUMKM #UMKMMakassar #DinasKoperasiMakassar #Tabalong #PLUT #UMKMNaikKelas #KolaborasiDaerah #BestPractice #PengembanganUMKM #KhairulUmam #ArlinAriesta #DigitalTransformation #Entrepreneurship #Makassar #IndonesiaMaju

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart

Hey Yo! Don't know why you here, but nice to see ya!

X
Scroll to Top