MAKASSAR, Rabu (7/1/2026) — Program talk show PARAIKATTE yang disiarkan secara langsung oleh TVRI Sulawesi Selatan mengangkat tema “Wirausaha Muda dalam Dinamika Ekonomi Daerah” sebagai ruang diskusi strategis untuk membahas peran generasi muda dalam menggerakkan perekonomian lokal.
Diskusi ini menghadirkan perspektif praktik dan akademik guna mengulas tantangan, peluang, serta kontribusi wirausaha muda dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah, khususnya di Sulawesi Selatan yang memiliki potensi besar sektor UMKM.
Narasumber pertama, Khairul Umam, S.T., M.T., selaku Manager Inkubator UMKM Makassar, memaparkan peran inkubator bisnis sebagai katalis pengembangan UMKM. Ia menekankan pentingnya pendampingan terstruktur, penguatan kapasitas SDM, serta akses pasar sebagai fondasi utama UMKM untuk naik kelas.
Menurut Khairul, wirausaha muda memiliki keunggulan dalam adaptasi teknologi, inovasi model bisnis, dan pemanfaatan ekosistem digital yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Hal tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
@tvrisulsel Ekosistem kewirausahaan di Kota Makassar menunjukkan tren positif yang signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, tercatat sekitar 34.000 UMKM yang beroperasi di kota berjuluk Kota Daeng ini. Hal yang menarik, geliat ekonomi kreatif ini kini didominasi oleh kelompok pemuda dan keterlibatan aktif kaum perempuan. Khairul Umam, S.T., M.T., Manager Inkubator Bisnis Makassar, mengungkapkan bahwa lebih dari 50% pelaku UMKM di Makassar berasal dari kalangan anak muda. Lebih mengejutkan lagi, dari seluruh peserta yang aktif mengikuti program pengembangan usaha, sebanyak 70% di antaranya adalah perempuan. “Fenomena ini menarik karena menunjukkan keinginan yang tinggi dari para pengusaha, terutama perempuan, untuk meningkatkan kompetensi diri. Mereka sadar bahwa plafon atau batas kemampuan bisnis sangat bergantung pada kapasitas pemiliknya (owner),” ujar Khairul. Evolusi Menjadi Inkubator Bisnis Untuk merespons kebutuhan pasar yang semakin kompleks, Inkubator UMKM Makassar yang telah beroperasi sejak Desember 2022 kini resmi bertransformasi menjadi Inkubator Bisnis. Perubahan nama ini bukan sekadar formalitas, melainkan perluasan jangkauan dukungan. Jika sebelumnya fokus utama hanya pada UMKM, kini Inkubator Bisnis Makassar mencakup tiga pilar utama: Koperasi, UMKM, Startup Layanan yang diberikan pun semakin komprehensif, mulai dari pelatihan teknis, sesi konsultasi mendalam, hingga akses pasar melalui program business matching. Program ini dirancang untuk menghubungkan para pelaku usaha dengan pemangku kepentingan (stakeholders) yang dapat mempercepat pertumbuhan bisnis mereka. Dengan dukungan infrastruktur dan program yang tepat, diharapkan wirausaha muda Makassar tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga mampu naik kelas dan bersaing secara nasional maupun global. #UMKMMakassar #WirausahaMuda #InkubatorBisnis
♬ suara asli – TVRI Sulawesi Selatan – TVRI Sulawesi Selatan
Sementara itu, Abdul Muttalib, S.E., M.M., Pengamat Ekonomi Unismuh Makassar, menyoroti peran kebijakan, iklim usaha, dan kolaborasi multipihak dalam menciptakan ruang tumbuh bagi wirausaha muda. Ia menegaskan bahwa sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi kunci penguatan ekonomi lokal.
Dipandu oleh Inggrid Herman sebagai host, talk show ini berlangsung interaktif dan informatif, memberikan insight mendalam mengenai masa depan ekonomi daerah yang digerakkan oleh inovasi dan kreativitas generasi muda.
PARAIKATTE diharapkan dapat menjadi medium edukasi publik sekaligus inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif dalam pembangunan ekonomi daerah melalui kewirausahaan.
#PARAIKATTE #TVRISulsel #WirausahaMuda #EkonomiDaerah #UMKMSulsel #InkubatorBisnis #EntrepreneurMuda #EkonomiLokal #Makassar #UMKMIndonesia









